Back to homepage

DEKLARASI SEKOLAH RAMAH ANAK (BERSINAR TERANG SEHATI) SD NEGERI 17 TANJUNGPANDAN


Tema

:
    1. Latar Belakang

Undang-Undang Sisdiknas Nomor 20 Tahun 20013 Pasal 1 :
“Pemenuhan Hak Pendidikan Anak adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik pada usia anak secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia,serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara”.Sekolah sebagai sebuah satuan pendidikan formal semestinya menjadi tempat yang aman bagi anak, sebab sepertiga waktu anak dihabiskan di sekolah. Akan tetapi, hal ini belum sepenuhnya terwujud. Sekolah masih menjadi tempat yang menakutkan bagi anak. Yang seharusnya sekolah itu menjadi tempat yang aman, bersih, sehat dan menyenangkan bagi anak dan warga sekolah. Berbagai jenis ancaman masih menghantui dan mengintai anak baik dari lingkungan sekitar sekolah maupun peristiwa alam. Ditambah lagi dengan kondisi sekolah yang masih belum mendukung seperti suasana yang tidak kondusif, sarana dan prasarana belum lengkap, lingkungan kotor, halaman sekolah yang gersang, dan hal-hal lainnya. Berbagai hal ini pada akhirnya akan menyebabkan keamanan, keselamatan dan kenyamanan anak dalam belajar menjadi kurang optimal. Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 pasal 4 tentang perlindungan anak:
“menyebutkan bahwa anak mempunyai hak untuk dapat hidup tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Disebutkan di atas salah satunya adalah berpartisipasi yang dijabarkan sebagai hak untuk berpendapat dan didengarkan suaranya.”

Berdasarkan uraian tersebut di atas, maka SD Negeri 17 Tanjungpandan ingin mewujudkan sekolah yang dirindukan anak, yaitu Sekolah Ramah Anak.Program SRA dan selalu menciptakan sekolah yang Bersih,rapi,sehat,indah,sehat,asri,ramah,tertib.aman dan tenang (bersinar terang).Tim SRA SDN 17 Tanjungpandan memiliki Tim SRA di sekolahnya memiliki 9 Tim yang menjadi pilar pelaksanaan Sekolah Ramah Anak, yang  sudah dibentuk. Yakni Tim Dokter Kecil, Tim UKS, Tim Adiwiyata, Tim Drum Band, dan Tim Pramuka,Tim Hadra,Tim Libas Sikat (lingkungan bersih anak sehat prestasi meningkat),Tim Literasi Sekolah Gema Busri (Gerakan membaca buku setiap hari),Tim Literasi SRA Bertuah Mesra Sehati (Bersama Masyrakat,Orangtua dan Sekolah Mewujudkan Sekolah Ramah Anak Sehat Aman Terlindungi)

    1. Pengertian
      Sekolah Ramah Anak adalah sekolah yang secara sadar berupaya menjamin dan memenuhi hak-hak anak dalam setiap aspek kehidupan secara terencana dan bertanggung jawab. Prinsip utama adalah non diskriminasi kepentingan, hak hidup serta penghargaan terhadap anak. Sebagaimana dalam bunyi pasal 4 UU No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, menyebutkan bahwa anak mempunyai hak untuk dapat hidup tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.Disebutkan di atas salah satunya adalah berpartisipasi yang dijabarkan sebagai hak untuk berpendapat dan didengarkan suaranya. Sekolah Ramah Anak adalah sekolah yang terbuka melibatkan anak untuk berpartisipasi dalam segala kegiatan, kehidupan sosial,serta mendorong tumbuh kembang dan kesejahteraan anak.Sekolah Ramah Anak adalah sekolah/madrasah yang aman, bersih, sehat, hijau, inklusif dan nyaman bagi perkembangan fisik, kognisi dan psikososial anak perempuan dan anak laki-laki termasuk anak yang memerlukan pendidikan khusus dan/atau pendidikan layanan khusus.
    2. Ruang Lingkup Sekolah Ramah Anak
      Dalam usaha mewujudkan Sekolah Ramah Anak perlu didukung oleh berbagai pihak antara lain keluarga dan masyarakat yang sebenarnya merupakan pusat pendidikan terdekat anak. Lingkungan yang mendukung, melindungi memberi rasa aman dan nyaman bagi anak akan sangat membantu proses mencari jati diri. Kebiasaan anak memiliki kecenderungan meniru, mencoba dan mencari pengakuan akan eksistensinya pada lingkungan tempat mereka tinggal. Berikut adalah peran aktif berbagai unsur pendukung terciptanya Sekolah Ramah Anak.

 

    1. Landasan Hukum
  1. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 109, Tambahan Lembaran  Negara  Republik Indonesia Nomor 4235);
  2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
  3. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5063);
  4. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (Lembaran Negara  Republik Indonesia  Tahun 2014 Nomor 297, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5606);
  5. Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2004 tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Pangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor  107,  Tambahan  Lembaran  Negara Republik Indonesia Nomor 4424);
  6. Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015-2019;
  7. Instruksi Presiden Nomor 05 tahun 2014 tentang Gerakan Nasional Anti Kejahatan Seksual terhadap Anak;
  8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 62 Tahun 2014 tentang Kegiatan Ekstrakurikuler;
  9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti;
  10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan Dan Penanggulan Tindak Kekerasan Di Lingkungan Satuan Pendidikan.
  11. Permen PP dan PA No.08 tahun 2014 tentang Kebijakan Sekolah Ramah Anak (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 1761).
  12. Keputusan Bupati Belitung nomor : 188.45/540A/KEP/DSPPPA/2020 tentang Penetapan Sekolah Ramah Anak di Kabupaten Belitung
    1. Maksud dan Tujuan

Maksud:

Memberikan       panduan     kepada    warga  sekolah  SD  Negeri  17 Tanjungpandan dalam mewujudkan dan mengembangkan Sekolah Ramah Anak.

 

Tujuan :

  1. Memberikan pemahaman kepada warga sekolah tentang Sekolah Ramah Anak.
  2. Menjadi acuan dalam penyelenggaraan dan pengembangan Sekolah Ramah Anak.

 

    1. Sasaran
  1. Peserta didik;
  2. Pendidik dan tenaga kependidikan;
  3. Seluruh wali peserta didik;

 

    1. Hasil Yang Diharapkan

Hasil yang diharapkan dari pelaksanaan Sekolah Ramah Anak di SD Negeri 17 Tanjungpandan adalah :

  1. Seluruh warga sekolah memahami konsep Sekolah Ramah Anak;
  2. SD Negeri 17 Tanjungpandan menjadi tempat yang aman, anti kekerasan, hijau, bersih, sehat, inklusif, dan menyenangkan bagi peserta didik dan warga sekolah lainnya;
  3. Pendidik dan tenaga kependidikan memahami hak-hak anak dan mampu menerapkannya dalam proses pembelajaran dan kegiatan sekolah lainnya;
  4. Partisipasi peserta didik dalam proses pembelajaran dan pengambilan keputusan di sekolah meningkat;
  5. Sekolah  mampu           menjalin          komunikasi     yang        baik dengan orangtua            dalam rangka penyelenggaraan Sekolah Ramah Anak.

KONSEP SRA
Sekolah ramah anak merupakan upaya mewujudkan pemenuhan hak dan perlindungan anak selama 8 jam anak berada di sekolah. Melalui upaya sekolah untuk menjadikan sekolah :


BERSINAR TERANG

Bersih,rapi,sehat,indah ,asri,ramah,tertib.aman dan tenang (bersinar terang).

 

 

 

 

Perencanaan

  • Menyusun rencana program tahunan
  • Merencanakan kesinambungan kebijakan, Program dan Kegiatan yang sudah ada (Inovasi, Uks, Adiwiyata, DLL) serta program lainnya.
  • Membuat mekanisme pengaduan

 

Pemantauan, Evaluasi, dan Pelaporan

  • Pemantauan setiap 3 bulan
  • Evaluasi setiap 6 bulan
  • Laporan ke Gugus Tugas

 

PENUTUP

 

Sekolah Ramah Anak sebagai suatu program untuk memenuhi hak anak termasuk melindungi anak selama anak berada di sekolah sangat penting untuk dilaksanakan. Kita tidak  ingin anak kita menjadi korban pelanggaran hak anak selama mereka berada  di sekolah, kasus  yang terjadi di sekolah mulai dari kekerasan sampai keracunan makanan bahkan  sampai  pada kasus kematian karena kecelakaan di sekolah dapat dan harus dihindarkan.

Sekolah Ramah Anak dengan tujuan untuk menciptakan kondisi sekolah yang aman dan nyaman, ramah dan menyenangkan untuk anak anak Indonesia serta warga sekolah lainnya seyogyanya mendapat dukungan dari berbagai pihak baik dari pusat maupun daerah. Sekolah Ramah Anak juga merupakan salah satu solusi untuk mengurangi tingginya angkanya kekerasan yang terjadi di sekolah.

Dengan program pelaksanaan Sekolah Ramah Anak yang telah kami susun ini, semoga sekolah yang ramah anak dapat tercipta dan memberikan rasa aman dan nyaman, ramah dan menyenangkan untuk peserta didik serta warga sekolah lainnya.

 

 

 



Tanggal : 00 0000 s/d 00 0000
Tempat : SD NEGERI 17 TANJUNGPANDAN BELITUNG
Jam : 09.00 WIB