Back to homepage

VAKSINASI COVID 19 TAHAP PERTAMA UNTUK KEPALA SEKOLAH, GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN SD NEGERI 17


Tema

:

VAKSINASI COVID-19 UNTUK KEPALA SEKOLAH, GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN SDN 17 TANJUNGPANDAN

Vaksin dibuat untuk mencegah penyakit. Vaksin COVID-19 adalah harapan terbaik untuk menekan penularan virus corona. Namun, mungkin masih banyak masyarakat awam yang masih mempertanyakan manfaat vaksin COVID-19, cara kerjanya, atau mungkin efek samping yang dapat terjadi.

Infeksi COVID-19 dapat menyebabkan komplikasi medis yang parah dan menyebabkan kematian pada beberapa orang. Tidak ada cara untuk mengetahui bagaimana virus corona ini mempengaruhi kondisi tubuh seseorang. Jika satu orang tertular COVID-19, maka akan mudah ia menularkan virus tersebut kepada keluarga, teman, dan orang lain di sekitarnya.

Sesuai Jadwal Vaksinasi Covid-19 untuk Guru dan Tenaga Kependidikan di Kabupaten Belitung, Guru dan Tendik SDN 17 Tanjungpandan melaksanakan vaksinasi covid-19 Tahap pertama di Puskesmas Air Saga Kecamatan Tanjungpandan pada hari Rabu, 17 Maret 2021.

Hampir 34 Guru dan Tenaga Kependidikan mendatangi Puskesmas Air Saga Kecamatan Tanjungpandan sejak pukul 07.30. Pukul 08.00 vaksinasi pun dimulai. Pelaksanaan dimulai dari

  • Pendaftaran,
  • Skrining,
  • Vaksinasi
  • Menunggu 30 menit setelah vaksinasi.

Vaksinasi Tahap kedua Guru dan Tenaga Kependidikan SDN 17 Tanjungpandan akan di laksanakan pada hari Rabu, 31 Maret 2021 di Puskesamas Air Saga.

Menurut Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, vaksinasi untuk guru ini dilakukan bukan hanya untuk melindungi guru dan tenaga kependidikan saja tetapi juga untuk melindungi siswa ketika sekolah. Pasalnya, kata dia, vaksinasi belum bisa dilakukan untuk anak di bawah 18 tahun.

Ia menjelaskan vaksinasi memiliki tiga manfaat utama.

  1. Melindungi penerima vaksinasi.
  2. Menciptakan kekebalan kelompok.
  3. Memberikan perlindungan bagi orang di sekitar penerima.

"Jadi kita tahu di sekolah, vaksin Covid-19 belum bisa diberikan usia 18 tahun. Untuk lindungi anak-anak kita, guru harus dapat vaksin," tuturnya.

Vaksinasi di lingkungan pendidikan sendiri, kata Nadia, ditargetkan kepada 5,2 juta guru dan tenaga kependidikan. Namun pada tiga minggu pertama, vaksinasi diprioritaskan untuk guru dan tenaga kependidikan di ibu kota negara, DKI Jakarta, dan ibu kota di setiap provinsi. Nadia menjelaskan vaksinasi guru dilakukan bersamaan dengan vaksinasi untuk 21,5 juta lansia dan 16,9 juta pelayan publik.

 



Tanggal : 00 0000 s/d 00 0000
Tempat : SD NEGERI 17 TANJUNGPANDAN BELITUNG
Jam : 09.00 WIB-10.00